Bagi Hasil dengan Investor
Pertanyaan seputar mekanisme pembagian hasil usaha sering kali muncul dalam forum pelatihan dan dialog bersama UKM. Pertanyaan seperti "Bagaimana menentukan komisi yang tepat untuk mitra reseller atau agen?", "Bagaimana cara menentukan komposisi saham dengan para pendiri?", dan "Bagaimana dampak penanaman modal dari investor terhadap kepemilikan pendiri?" sering kali tidak memiliki jawaban yang pasti. Jawaban terbaik seringkali bergantung pada berbagai faktor yang berbeda, tergantung pada konteks mitra pemasaran, mitra pendiri usaha, investor, serta mitra produksi dan distribusi.
Dalam artikel ini, akan difokuskan pada mekanisme pembagian hasil dengan mitra pemasaran seperti reseller, stockist, dropshipper, dan agen.
Pembagian komisi dengan agen atau reseler.
Menentukan komisi yang tepat untuk mitra reseller atau agen merupakan hal penting dalam menjalankan kerjasama bisnis. Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda menentukan komisi yang tepat. Pertama Lakukan penelitian tentang komisi yang umum diterapkan dalam industri yang sama. Identifikasi praktik umum dan standar industri untuk menghindari memberikan komisi yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Kemudian lakukan penghitungan Biaya operasional dan laba yang didapat dari setiap penjualan. Perhitungkan juga kontribusi mitra reseller atau agen terhadap penjualan dan pertumbuhan bisnis. Jika mereka memberikan nilai tambah yang signifikan, pertimbangkan untuk memberikan komisi yang lebih tinggi sebagai insentif. Tetapkan target penjualan atau kriteria kinerja yang jelas. Hubungkan komisi dengan pencapaian target tersebut, sehingga mitra reseller atau agen merasa termotivasi untuk mencapai hasil yang lebih baik. Fleksibilitas dan Negosiasi: Bersikaplah fleksibel dalam menentukan komisi, terutama ketika berhadapan dengan mitra reseller atau agen yang memiliki kapasitas penjualan yang besar. Terbuka untuk negosiasi dan diskusikan bersama mengenai komisi yang adil dan saling menguntungkan. Lakukan Monitoring dan Pembaruan: Terus pantau kinerja mitra reseller atau agen, serta dampak komisi yang diberikan. Evaluasi secara berkala dan lakukan pembaruan jika diperlukan untuk memastikan komisi tetap sesuai dengan perubahan dalam bisnis atau pasar.
Penting untuk menjalin komunikasi yang baik dengan mitra reseller atau agen. Diskusikan kebijakan komisi secara terbuka, jelaskan perhitungan yang digunakan, dan berikan kesempatan bagi mereka untuk memberikan masukan. Dengan demikian, Anda dapat menciptakan skema komisi yang adil, memotivasi mitra reseller atau agen, dan membangun hubungan yang saling menguntungkan.
Pembagian Hasil Saham
Menentukan komposisi saham dengan para pendiri merupakan langkah penting dalam membagi kepemilikan dan pengendalian perusahaan. Berikut adalah beberapa faktor dan langkah yang dapat membantu menentukan komposisi saham dengan para pendiri:
Pertimbangkan kontribusi awal masing-masing pendiri dalam pembentukan perusahaan, baik dalam bentuk modal, aset, keahlian, atau waktu yang diinvestasikan. Nilai kontribusi awal ini dapat menjadi dasar penentuan komposisi saham. Tetapkan visi dan peran masing masing dalam perusahaan. Identifikasi kompetensi khusus, tanggung jawab, atau pengalaman yang dapat memberikan nilai tambah dalam pengembangan perusahaan. Berdasarkan peran dan kontribusi mereka, pertimbangkan pemberian saham yang proporsional. Kemudian buat Evaluasi rencana bisnis jangka panjang perusahaan, termasuk proyeksi pertumbuhan dan strategi pengembangan. Pertimbangkan kontribusi yang diharapkan dari masing-masing pendiri dalam mencapai tujuan bisnis tersebut. Komposisi saham dapat tercermin dari harapan dan ekspektasi terhadap peran dan keterlibatan mereka dalam mencapai kesuksesan perusahaan. Perhatikan pentingnya menjaga keseimbangan kepemilikan dan pengendalian antara para pendiri. Pastikan bahwa tidak ada satu pendiri pun yang memiliki pengaruh yang terlalu dominan, sehingga keputusan strategis dapat diambil secara kolektif dan seimbang. Fleksibilitas dan Perjanjian Bersama: Jangan takut untuk membahas opsi dan alternatif dengan para pendiri. Diskusikan secara terbuka mengenai preferensi mereka terkait komposisi saham dan potensi perubahan di masa depan. Buat perjanjian bersama (seperti agreement of shareholders) yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing pendiri terkait kepemilikan saham. Jika diperlukan, libatkan profesional seperti pengacara atau konsultan keuangan yang berpengalaman dalam bisnis dan hukum perusahaan. Mereka dapat memberikan panduan dan saran yang objektif untuk membantu menentukan komposisi saham yang adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Selalu penting untuk menjaga komunikasi terbuka, saling mendengarkan, dan mencari kesepakatan yang memadai di antara para pendiri. Perubahan dalam komposisi saham dapat terjadi seiring waktu, terutama jika terjadi perubahan dalam kontribusi dan kinerja masing-masing pendiri. Fleksibilitas dan sikap terbuka untuk mengevaluasi serta memperbarui kesepakatan kepemilikan juga diperlukan guna menjaga keharmonisan dan keberlanjutan perusahaan.
Pendiri dan Investor.
Penanaman modal dari investor dapat memiliki dampak signifikan terhadap kepemilikan pendiri dalam perusahaan. Pendiri dan investor perlu melakukan negosiasi yang cermat dan mengatur perjanjian yang jelas untuk mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak. Ini meliputi persyaratan investasi, pembagian dividen, hak suara, pengambilan keputusan, dan peran serta tanggung jawab kedua belah pihak. Melalui komunikasi yang baik dan pemahaman bersama, pendiri dan investor dapat mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dan menjaga hubungan yang harmonis dalam mengembangkan perusahaan. Tidak ada ketentuan baku dalam bagi hasil antara investor dan pengelola, hal ini biasanya atas kesepakatan bersama. Masing masing mempunyai alasan tersendiri dalam mengambil keputusan. Tetapi tetap harus di tuangkan dalam MOU bersama agar memberikan kepastian untuk masing masing. Karena yang perlu digaris bawahi adalah bisnis tidak selalu menguntungkan, investor harus siap rugi juga, tetapi pengelola wajib meminimalkan kerugian ini, karena kedua belah pihak tetap berharap untuk usaha yang dijalankan bersama tidak rugi.
Komentar
Posting Komentar